maka nikmat Rabb kamu yg manakah yg kamu dustakan?

Ya Allah ku,
Ampunilah aku
yang terkadang lalai dalam syukur kepada-Mu
Betapa banyak nikmat Mu hingga air di lautan pun takkan pernah cukup untuk mencatatkannya.
Betapa sempurna Engkau menciptakan aku.
Dengan bentuk mata ku, hidung ku, bibirku, tanganku, jari ku, kaki ku, telinga ku..
Warna kulit ku..
Tak perduli apa yg manusia katakan akan bentuk tubuh ku dan warna kulit ku.
Aku tau itulah bentuk terindah yg telah Engkau titipkan untukku.
Ya Tuhan seandainya saja aku buta,atau cacat, mungkinkah aku masih dapat bersyukur seperti ini pada Mu?
Mungkin Engkau tahu bahwa aku tak kan sanggup untuk itu, karenanya Engkau memberiku bentuk yg sempurna.
Terimakasih Allah
Maafkan aku bila aku pernah menginginkan rupa lain, itu sungguh suatu kebodohan dan kekerdilan pemikiranku.
Ya Allah, Engkau telah memberi aku keluarga yang utuh.
Jikalaupun ada masalah, itulah namanya keluarga, pasti memiliki masalah.
Namun keluarga pulalah tempat kita kembali.
Engkau beri aku orangtua yang bertanggungjawab.
Mampu membiayai pendidikanku.
Dimana pada saat yg bersamaan banyak temanku yg tak dapat melanjutkan pendidikannya.
Terimakasih atas kecukupan rizqi dari Mu.
Tuhan,kami mungkin tidak kaya,
Tetapi kami berusaha slalu memiliki kekayaan hati untuk membantu sesama.
Dan mensyukuri nikmat Mu.
Yang jika aku berusaha menghitungnya,
Niscaya aku tidak akan pernah sanggup menghitung nikmat dari Mu.
Engkau telah sempurnakan nikmat Mu kepada Ku lahir dan bathin.
Wahai manusia,
Bukankah Allah telah berkata
Bahwa sesungguhnya Allah tidak pernah melihat kepada bentuk dan rupa kita. Tapi Allah melihat pada amalan-amalan kita.
Maka nikmat Tuhan yang manakah yg akan kamu dustakan?
(˘̩̩̩.˘̩̩̩ƪ)
Written by: Atika Dian Pitaloka
10 Juli 2011
09:27 WIB

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *