Autumn Song

Puisi ini merupakan kutipan dari puisi “Autumn Song” karya Paul Verlaine diambil dari Wikipedia. Judul asli puisi ini adalah “Chanson d’automne”,yang terbit pada tahun 1866. Terjemahan bahasa Indonesia oleh Iwan Setyawan.
Puisi ini mengingatkan kita pada kehidupan. Bahwa kehidupan terkadang membawa kita pada situasi-situasi tertentu, dan bertemu dengan orang-orang tertentu. Hidup adalah misteri. Itu yang selalu dikatakan banyak orang. And that’s damn true. Life is a mistery. We never know our next journey even if we had plan for that.
Dan aku berkelana..
Bersama empasan angin..
Yang membawaku kesana kemari..
Seperti sebuah daun kering.
Daun yang jatuh, tidak pernah membenci angin.
Kita,manusia, seperti daun tersebut. Dan angin adalah aspek aspek kehidupan yang mempengaruhi kita. Baik yang kita mempunyai andil di dalamnya ataupun tidak. Tuhan lah yang slalu menjadi Tuan yang berkehendak atas kita selamanya. Manusia hanya bisa berusaha, berdoa, dan bertawakkal. Sementara hasil akhir dari usaha kita, kita serahkan pada Allah. Segala keputusan-Nya adalah yang terbaik bagi kita. Hanya terkadang kita terlalu kerdil untuk dapat memahami hikmah dari tiap kejadian.
Written by Atika Dian Pitaloka
10 Juli 2011
08:52 WIB

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.