Breastfeed, bottle feed or formula feed?

Semua orang bilang ASI itu supply by demand. Nggak ada yg namanya ASI kita kurang. ASI itu produksinya pasti menyesuaikan kebutuhan baby. Benarkah?
Sebagian besar benar seperti itu tapi TIDAK SELALU ya mom. Tidak semua ibu diberkahi oleh ASI yang melimpah. Ada beberapa ibu yg tidak seberuntung ibu-ibu lainnya dalam hal ini. Dan saya “mungkin” salah satunya. ☺
Kalau semua ibu punya ASI dalam jumlah banyak dan mencukupi kebutuhan bayi-nya, maka tidak mungkin ada yg namanya Saudara Sepersusuan dalam Islam. Hukum dan tuntunan yang Allah ciptakan pasti ada guna-nya untuk kebaikan hamba-Nya. Sebenarnya jaman dahulu di Arab, menitipkan anak kepada wanita di desa untuk disusukan merupakan budaya. Mereka ingin bayi mereka hidup dalam lingkungan yang sehat, jauh dari kota. Inilah kenapa nabi Muhammad memiliki ibu susu yang salah satunya bernama Halimah Sa’diyah.

Saya hanya ingin membagikan kisah yg saya alami yg mungkin bermanfaat bagi ibu-ibu baru di luar sana yang memiliki kisah serupa.Saya sangat mendukung ASI EXCLUSIVE (ASIX) dan sangaaat ingin memberikan hal tsb kepada anak saya. Akan tetapi saya tidak akan membiarkan anak saya kelaparan jika ASI saya belum mencukupi kebutuhan hariannya. Mengapa? Karena akan sangat berbahaya jika bayi kita mengalami dehidrasi. Apabila kita tidak tanggap dan mengetahui tanda-tanda nya maka akan dapat berujung kematian.

Pada awal kelahiran anak saya; Reynand, saya positif thinking bahwa ASI saya PASTI CUKUP. Seperti kata kebanyakan orang selama ini. Saya sudah mempersiapkan diri dengan pijat laktasi dan pijat oksitosin selama hamil tua. Dan ASI saya keluar sodara-sodaraaa. Itulah kenapa tidak terbersit sedikitpun di benak saya kalau anak saya akan mengalami panas tinggi s/d 39.8 C hanya karena masalah dehidrasi!

Singkat cerita saya mengalami persalinan caesar cito (c-sectio dadakan) karena ketuban sudah pecah lebih dari 15 jam dan berpotensi membahayakan janin. Setelah operasi selesai saya tidak menjalani pengecekan kadar Hemoglobin darah kembali. Dimana saat saya pulang saya merasa pusiiinggg luar biasa dan tentu saja kesakitan pasca operasi, apalagi saya alergi terhadap obat-obatan anti nyeri sehingga setiba di rumah saya tidak mengkonsumsi obat anti nyeri untuk mengurangi sakit pasca operasi caesar tsb. Setelah itu saya memeriksakan diri saya ke dokter dekat rumah dan menjalani cek Hb. Ternyata Hb saya drop ke angka 7 dari 11. Saya akhirnya mengkonsumsi jus bit, susu kedelai, makan hati ayam dan apa saja yang bisa menaikkan kadar Hb saya.
Saat saya sakit inilah anak saya menyusu tanpa henti. Bisa menyusu sd 2-3 jam. Kemudian selang 10 menit sudah menangis kembali minta disusui. Disitu fisik saya terkuras. Ya sakit pasca operasi, pusing karna Hb saya sangat rendah, dan kurang tidur karena bayi terus menyusu. Disitu saya bertanya-tanya mengapa dia menyusu dengan durasi yg sangat lama? Karena saya melihat saudara saya saat masa menyusui, hanya menyusui sekitar 10 s/d 15 menit. Sementara anak saya bisa menyusu berjam-jam.

Semenjak di Rumah Sakit Reynand sudah agak panas badannya. Tapi dokter spesialis anak mengatakan bahwa semua normal saja. Dua hari setelah bersalin kemudian saya keluar Rumah Sakit. Suhu tubuh Reynand semakin panas. Setelah 3 hari panas tidak turun dan saya cek suhu nya hampir menyentuh 40 C, maka saya langsung membawa anak saya ke IGD. Disana anak saya diberi obat penurun panas lewat anus. Sedih sekali rasanya melihat bayi sekecil itu harus menangis karena obat yg dimasukan melalui anusnya. Dokterpun mengecek kadar bilirubin Reynand dan dinyatakan aman. Akhirnya berbekal Sanmol, saya pulang ke rumah kembali untuk keesokan harinya datang menemui dokter spesialis anak yg menangani Reynand.

20180422_221718
20180422_222422

Keesokan harinya anak saya ditimbang, dan berat badan dia menurun drastis (lebih dari 10%) selama 5 hari pasca kelahirannya. Padahal penurunan berat badan yg normal selama 7 hari pasca melahirkan harus dibawah 10%. Setelah pertanyaan panjang seperti berapa lama bayi menyusu, frekuensi bayi menyusu, frekuensi bayi buang air kecil dsb maka dokter menyimpulkan bahwa anak saya mengalami DEHIDRASI. Ternyata saya menyusui Reynand berjam-jam itu tidak membuat dia kenyang karena minimnya jumlah ASI yang keluar. Itulah penyebab dia rewel sepanjang hari dan menyebabkannya mengalami demam tinggi pada minggu pertama kelahirannya. Disitu saya merasa bersalah karena merasa LELAH dan CAPEK karena sepanjang hari menyusui Reynand tapi dia ternyata tidak mendapatkan supply sesuai kebutuhan hariannya.

Dokter menyarankan saya pumping setiap 3 jam untuk melihat berapa produksi ASI saya dalam 1 hari. Dokterpun menyarankan saya mencari donor asi atau di support sufor untuk sementara waktu. Alhamdulillah saya mendapat donor ASI dari kembaran saya sendiri sekitar 40 sd 80 ml setiap harinya. Dan hasil pumping saya selama 1 hari (sekitar 6x pumping) menghasilkan 80 ml setiap harinya. Sementara kebutuhan harian Reynand pada mingu pertama sd minggu ke 2 berkisar 500 ml/hari. Terbayang betapa dia kelaparan selama ini. Akhirnya dengan donor asi dan support sufor, demam pada anak saya mulai menurun. Alhamdulillah ya Allah. 😢

20180608_212542
20180511_063230
20180520_120934

Segala upaya telah dilakukan, mulai dari minum berbagai macam asi booster, konsultasi ke klinik laktasi, konsultasi dengan beberapa dokter anak, menyusui anak menggunakan selang yg biasa disebut feeding tube/nursing suplementer yang dihubungkan ke payudara (untuk merangsang hormon oksitosin), mengkonsumi molocco + domperidone dan lain sebagainya. Tetapi tidak ada perubahan hasil yang signifikan. Yang saya cermati adalah seberapapun penuhnya payudara saya (sampai ASI menetes dan rembes ke baju), saat di pumping hasilnya maksimal hanya 40-60 ml. Berbeda dengan saudara dan teman2 saya yang jika payudaranya penuh bisa menghasilkan 200 ml ASI. Dan untuk kembali penuh memakan waktu yang lama. Dimana rata-rata produksi harian saya hanya 80 ml.

20180519_105301
new-supplemental-nursing-system-sns-breast-feeding-tube-device-baby-feeding-hot-other-breastfeeding-supplies-19732_1
(Sumber: https://mykidsupplies.com/product/new-supplemental-nursing-system-sns-breast-feeding-tube-device-baby-feeding-hot/)

Saat konsul ke klinik laktasi dan menceritakan apa yang saya alami, dokter belum bisa menyatakan apa penyebab ASI saya belum optimal. Karena dokter sendiri mengakui bahwa penelitian tentang ASI dan hormon2 yg mempengaruhinya masih sangat sedikit. Ilmu pengetahuan dan literatur tentang hal tsb pun masih sangat minim. Saat di cek masalah latch on ke payudara pun tidak ada masalah. Reynand mampu menyusu dengan baik. Oleh karena itu dokter tetap menyarankan support donor asi dan sufor untuk memenuhi kebutuhan Reynand karena dari sisi berat badan dia saat ini dibandingkan saat lahir, peningkatannya belum optimal. Disana saya merasa memang rejeki ASI untuk Reynand sebanyak itu, dan berusaha menerima dengan lapang dada serta tetap semangat mengASIhi dengan jumlah berapapun itu setiap harinya. Saat ini Reynand hampir berusia 3 bulan dan masih saya beri ASI dan mix sufor untuk memenuhi kebutuhannya.

Ada bidan di posyandu yang sempet bilang ke saya:
Gakpapa demam tinggi gitu tetep aja susuin, anak saya dulu juga gitu. Jangan dikasih sufor.
Helloooo.. kalo ada apa apa sama anak saya situ mau tanggungjawab? 😅😂 #senyuminajah
Mungkin dia belum pernah denger cerita bayi meninggal karena dehidrasi padahal dalam pengawasan tenaga kesehatan. Bagi tenaga kesehatan, saya sangat mendukung mereka memberikan edukasi agar para ibu dapat memberikan ASIX pada bayi-nya tapi mohon jangan dipukul rata bahwa semua ibu bisa ASIX. Karena ada beberapa faktor penyebab seorang ibu tidak bisa ASIX. Dan hal ini harus diutarakan secara terbuka dan jujur bila pasien dari bpk/ibu dokter/bidan memang membutuhkan support donor asi ataupun sufor.
Ini ada artikel dari TheAsianParent yang bisa nambah ilmu dan bawa pencerahan buat ibu2 yg belum bisa ASIX:
https://www.google.co.id/amp/s/id.theasianparent.com/ibu-menyesal-memaksakan-asi-eksklusif/amp
Kita sebagai ibu harus peka terhadap tubuh kita sendiri dan kebutuhan bayi kita. Kalau memang belum bisa ASIX dan membutuhkan tambahan sufor, kita harus lapang dada, mom. Sufor is not a poison. At some conditions it may can save your children’s life.

20180620_143922

Untuk ibu2 baru yg belum bisa ASIX, tetap ikhtiar berusaha agar produksi ASI kita meningkat ya. 😊
Tapi juga tidak lupa untuk tetap mensyukuri rejeki ASI kita mau itu sedikit maupun banyak. ❤
Untuk Reynand, maaf bunda belum bisa kasih ASIX buat kamu, smoga ke depannya kamu bisa dapet ASIX ya sayang. 🤗😍😘

Sekian ceritanya lain kali disambung lagi. Semoga bermanfaat. 😊

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.