7 Tips #CerdasDenganUangmu Agar Sukses Memiliki Banyak Investasi di Usia 30 Tahun!

Saat pertama kali bekerja, saya merasa tidak cukup banyak menabung. Padahal gaji saya kala itu sekitar dua kali besarnya UMR Bandung. Alasannya sih simple, nikmati hidup selagi masih single. Hehehe.

Setelah bekerja selama 4 tahun akhirnya saya memutuskan resign dengan alasan menikah sesama pegawai. Peraturan di perusahaan saya bekerja memang tidak mengizinkan pasangan suami istri berada pada satu atap yang sama di tempat kerja.

Setelah menikah otomatis pendapatan hanya bersumber dari suami. Besarnya gaji suami kala itu sama dengan gaji saya. Jadi bisa dibayangkan dong nominal yang tadinya untuk satu orang, sekarang harus dioptimalkan guna hidup berdua.

Continue Reading

Stop Making Stupid People Famous! Pilah Dulu Berita yang Pantas Diviralkan

Pernah dengar nggak ungkapan “Stop Making Stupid People Famous”? Ungkapan ini merupakan bentuk kekecewaan sebagian orang pada kondisi saat ini dimana banyak sesuatu menjadi viral padahal tidak ada hal bermanfaat di dalamnya.

Sebenarnya apa arti viral itu sendiri? Menurut situs apaarti.com, viral berarti menyebar luas dengan cepat. Kata ini biasanya digunakan sebagai istilah di dunia maya untuk menggambarkan cepatnya penyebaran suatu berita atau informasi.

Continue Reading

7 Tips Menumbuhkan Minat Baca Pada Anak

Buku adalah jendela dunia. Pasti moms sering mendengar istilah ini. Buku memang menjadi jembatan pengetahuan kita dalam mempelajari segala hal yang ada di dunia. Faktanya, saat ini minat baca anak Indonesia masih sangat rendah. Menurut penelitian Connecticut State University bertajuk “World Most Literate Nations” yang dirilis pada 2016 lalu, menyatakan bahwa Indonesia berada di peringkat 60 dari 61 negara yang disurvei tentang kegemaran membaca. Sangat memprihatinkan ya mom? Anak-anak masa kini lebih tertarik bermain gadget daripada membaca. Memang butuh upaya konkret untuk menumbuhkan minat baca pada si kecil. Memang tidak mudah, tetapi tidaklah sulit pula apabila moms mempraktekkan tips-tips berikut ini:

Continue Reading

Makna Kemerdekaan RI untuk Millennials Mom

Hari Kemerdekaan Republik Indonesia diperingati setiap tanggal 17 Agustus. Dimana pada hari itu Indonesia berdaulat dan merdeka. Sebenarnya apa arti merdeka itu sendiri? Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) arti merdeka adalah sebagai berikut:
mer·de·ka /merdéka/ a 1 bebas (dari perhambaan, penjajahan, dan sebagainya); berdiri sendiri: sejak proklamasi tanggal 17 Agustus 1945 itu, bangsa kita sudah –; 2 tidak terkena atau lepas dari tuntutan: — dari tuntutan penjara seumur hidup; 3 tidak terikat, tidak bergantung kepada orang atau pihak tertentu; leluasa: majalah mingguan –; boleh berbuat dengan –;

background-for-indonesia-independence-day_1057-2011

Merdeka memiliki arti bebas dari penjajahan dan tidak bergantung kepada pihak lainnya. Kemerdekaan Indonesia bukanlah pemberian dari kaum penjajah, akan tetapi merupakan hasil perjuangan seluruh pahlawan bangsa yang dengan semangat juang tinggi dan sikap rela berkorban akhirnya Indonesia bisa merdeka dan saat ini kita tidak perlu lagi bertaruh nyawa. Masih teringat cerita-cerita heroik dari para pahlawan di berbagai pelosok tanah air yang mengupayakan kemerdekaan Indonesia dengan segala yang mereka punya. Salah satu yang sangat membekas dalam ingatan adalah penggalan pidato Bung Tomo saat dipaksa menyerah oleh tentara Inggris:
Selama banteng-banteng Indonesia masih mempunyai darah merah,
Yang dapat membikin secarik kain putih merah dan putih,
Maka selama itu tidak akan kita akan mau menyerah kepada siapapun juga.
Dan untuk kita saudara-saudara,
Lebih baik kita hancur lebur daripada tidak merdeka.
Semboyan kita tetap: merdeka atau mati!

indonesia-flag-wrinkled-on-dark-background-3d-render_1379-584

Ya, bagi para pejuang pilihannya hanya ada 2: MERDEKA ATAU MATI. Mereka sudah bosan hidup dalam belenggu kemiskinan dan penjajahan oleh negara lain selama ratusan tahun. Selain itu mereka punya cita-cita, harapan dan keyakinan bahwa cepat atau lambat negeri ini akan merdeka. Oleh karena itu kita harus selalu ingat bahwa dalam setiap tetes peluh, keringat, airmata dan darah yang tumpah dari para pahlawan itu ada cita-cita yang luhur dan ada cinta yang tulus bagi anak keturunannya, agar kita bisa hidup damai, sejahtera dan merdeka di atas kaki sendiri. Walaupun penjajah sudah pergi dari negeri tercinta namun kita sebagai generasi muda juga menghadapi penjajahan dalam bentuk lain yang harus kita perangi. Apa saja sih bentuk penjajahan masa kini?
Penjajah Jaman Now:
1. Kebodohan
2. Anti Toleransi
3. Mental Tempe alias Mudah Menyerah
4. Keserakahan/Ketamakan
5. Tidak Jujur
6. Egois

Dengan memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia setiap tanggal 17 Agustus, diharapkan semangat kita akan ter-charge kembali untuk memaknai dan menghayati nilai-nilai luhur para pahlawan bangsa. Setidaknya ada 6 hal contoh sikap para pahlawan yang perlu kita miliki dan menjadi perhatian bersama, yaitu:
1. Memiliki Cita-Cita dan Keyakinan Kuat
2. Pantang Menyerah
3. Keberanian
4. Gotong Royong
5. Mau Berkorban
6. Mau Bersatu

masyarakat-indonesia-in-cartoon-style_23-2147690158

Dengan mengingat kembali sikap para pahlawan maka kita sebagai generasi millennials tetap bisa memaknai kemerdekaan Indonesia dengan berbagai tindakan nyata. Bukan berperang dengan bambu runcing ya, sudah lewat jamannya. Hehe. So, apa saja yang bisa kita lakukan sebagai generasi millennials dalam memaknai kemerdekaan? Makna Kemerdekaan Bagi Generasi Millennials adalah sebagai berikut:
1. Bangga Menggunakan Produk Dalam Negeri
Salah satu bentuk kecintaan kita pada Indonesia adalah dengan bangga menggunakan produk-produk dalam negeri. Dengan begitu kita turut serta memajukan perekonomian anak bangsa.
2. Mempelajari Warisan Budaya
Suatu kebudayaan tentunya akan hilang apabila tidak dilestarikan. Wujud cinta kita pada Indonesia dapat dilakukan dengan mempelajari warisan budaya dan melestarikannya. Warisan budaya ini bisa dalam bentuk kesenian maupun tradisi lokal misalnya adat istiadat dan pengobatan tradisional. Hal yang mudah diterapkan salah satunya yaitu menggunakan adat istiadat dan budaya dalam acara pernikahan.
FB_IMG_1534496254981
3. Menimba Ilmu Setinggi-tingginya dan Menebar Manfaat Bagi Orang Lain dan Lingkungan Sekitar
Sebagai generasi muda yang memiliki ilmu tinggi serta keahlian dan keterampilan di bidang-bidang tertentu, alangkah baiknya jika kita ikut menyelesaikan persoalan bangsa. Kita juga bisa turut serta dalam berbagai kegiatan sosial masyarakat. Siapa lagi kalau bukan kita?
PicsArt_08-17-05.42.57
PicsArt_08-17-05.43.47
4. Bebas Berekspresi Dengan Penuh Tanggung Jawab
Sebagai generasi muda kita berhak kok untuk bebas berekspresi, tetapi tetap harus memperhatikan dan mematuhi nilai-nilai dan norma-norma kesusilaan, hukum negara, dan adat istiadat yang berlaku. Jangan sampai kebebasan kita kebablasan dan menabrak koridor-koridor tersebut sehingga akan menyebabkan kekacauan. Dalam kebebasan mengeluarkan pendapatpun tetap harus memperhatikan kepentingan umum dan menghindari pertikaian ya!
5. Menjadi Perempuan Pembelajar Pencetak Generasi Yang Lebih Baik
Nah, buat millennials mom kita wajib banget nih jadi seorang perempuan pembelajar karena ditangan kitalah generasi penerus bangsa akan dicetak. Apabila kita selalu meng-upgrade diri menjadi lebih baik, maka sangat mungkin anak-anak kita akan menjadi versi yang lebih baik dari orangtua-nya. So, don’t be tired of learning new things, ya mom!

#updateMBC
#TOBPAgustus
#mombloggercommunity

Continue Reading

Pengalaman Operasi Kuretase

Memaknai Syukur & Sabar

Beruntunglah kita yang sering mendapatkan ujian dari Allah, salah satunya berupa sakit. Karena kelak di akhirat, orang orang yg sehat akan berkeinginan mendapatkan ujian tsb di dunia karena besarnya pahala yg telah Allah siapkan untuk si sakit yg bersabar.
“Orang-orang yang sehat saat melihat pahala yang diberikan kepada ahlul bala’ (banyak dapat musibah) nanti di hari kiamat berkeinginan kalau saja kulit-kulit mereka dipotong dengan gunting saat di dunia.” (HR. al-Tirmidzi dan dihassankan Syaikh Al-Albani)

Sungguh menakjubkan urusan seorang mukmin, semua urusannya adalah baik baginya. Hal ini tidak didapatkan kecuali pada diri seorang mukmin. Apabila mendapatkan kesenangan, dia bersyukur, maka yang demikian itu merupakan kebaikan baginya. Sebaliknya apabila tertimpa kesusahan, dia pun bersabar, maka yang demikian itu merupakan kebaikan baginya.” (Hadits shohih. Diriwayatkan oleh Muslim, no. 2999 dari Abu Yahya Shuhaib bin Sinan radhiyallahu ‘anhu).

Sakit juga merupakan tanda cinta Allah kepada kita. Yaitu dengan menghisab kita di dunia. Sehingga akan mengurangi beban hisab kita di akhirat kelak.
“Apabila Allah menginginkan kebaikan bagi seseorang hamba, maka Allah menyegerakan siksaan baginya di dunia” HR. At-Tirmidziy no.2396 dari Anas bin Malik, lihat Ash-Shahiihah no.1220.

Salah satu dari ujian yg saya alami adalah keguguran (kematian mudigah) dari janin yg ada di rahim, dan harus menjalani operasi kuretase yg notabene bukan operasi besar dan bisa selesai dalam waktu 1 hari.
Tetapi Allah beri ujian pada operasi kuretase pertama dimana alat laminaria yg dipasang selama 12 jam tidak bekerja maksimal dan janin tidak bisa terangkat seluruhnya.
Pada malam itu dan hari ke 2 saya diberi obat peluruh kandungan yg menyebabkan kontraksi dan pelebaran mulut rahim. Akan tetapi sisa janin tidak bisa keluar secara maksimal dan mulut rahim tidak melebar seperti yg diharapkan. Malah muncul reaksi alergi terhadap obat Misoprostol yg diberikan, sampai saya sesak nafas dan muntah2. (bertambah lagi daftar obat yg saya alergi terhadapnya).
Menjelang tengah malam (akan memasuki hari ke 3) saya dipasang alat cocor bebek untuk kemudian dipasangkan laminaria kembali selama 12 jam. Operasi kuretase kedua berjalan lancar setelah shalat jum’at dan Alhamdulillah malam nya diizinkan pulang ke rumah.
Rasa sakit selama 3 hari tsb lumayan luar biasa karena saya alergi berbagai macam obat analgesik (pereda nyeri).
Obat obat analgesik yg tidak bisa saya konsumsi diantaranya Parasetamol, asam mefenamat, antalgin, ibuprofen, ketoprofen dll.
DanDimana obat yg bisa saya konsumsi hanya obat dengan dosis agak tinggi sehingga saya memilih tidak meminumnya dengan alasan untuk kesehatan jangka panjang.
Saya hanya berharap rasa sakit yg saya rasakan jadi penggugur dosa, dan janin yg gugur bisa jadi tabungan bagi saya dan suami di akhirat kelak. Amin.
Sepulang dari rumah sakit saya menemukan hadist yg menggetarkan dan membuat saya langsung menangis haru:
“Jika sakit seorang hamba hingga tiga hari, maka keluar dari dosa-dosanya sebagaimana keadaannya ketika baru lahir dari kandungan ibunya,”(HR Ath-Thabarani).

Ya Allah.. sakit saya dalam proses ini pas 3 hari.
Teringat potongan ayat Qur’an surat Ar-Rahman:
Fa-biayyi alaa’i Rabbi kuma tukadzdzi ban:
“Maka nikmat Tuhan Mu yg manakah yg kamu dustakan?” 😢
(yg berulang 31 kali, terletak di akhir setiap ayat yang menjelaskan karunia Allah yang diberikan untuk manusia)

“sesungguhnya pahala yang besar didapatkan melalui cobaan yang besar pula. Apabila Allah mencintai seseorang, maka Allah akan memberikan cobaan kepadanya, barangsiapa yang ridho (menerimanya) maka Allah akan meridhoinya dan barangsiapa yang murka (menerimanya) maka Allah murka kepadanya.” HR. At-Tirmidzi no. 2396, dihasankan oleh Al-Imam Al-Albani dalam Shahih Sunan At-Tirmidzi.

“Dan berikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar, (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah mereka mengucapkan ‘Inna lillaahi wa innaa ilaihi roji’uun’. Mereka itulah yang mendapat keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Tuhan mereka, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk ”. (QS. Al-Baqaroh : 155-157).

“Tidaklah seorang mukmin dan mukminan tertimpa musibah pada dirinya, anaknya dan hartanya sehingga ia berjumpa Allah Ta’ala tidak membawa satu kesalahanpun.” (HR. Al-Tirmidzi. Beliau berkata: hadits hasan shahih)

“Tidaklah seorang muslim yang tertimpa gangguan berupa penyakit atau semacamnya, kecuali Allah akan menggugurkan bersama dengannya dosa-dosanya, sebagaimana pohon yang menggugurkan dedaunannya.” (HR. Bukhari dan Muslim).

“Tiada seorang mu’min yang ditimpa oleh lelah atau pe­nyakit, atau risau fikiran atau sedih hati, sampaipun jika terkena duri, melainkan semua penderitaan itu akan di­jadikan penebus dosanya oleh Allah” (HR Bukhari-Muslim).

Dalam memaknai rasa syukur & sabar tidak cukup dengan kalimat Alhamdulillah & Inna lillaahi wa inna ilaihi roji’uun. Tetapi harus dijiwai secara penuh, sejalan antara hati dan ucapan. Ikhlas lillahi ta’ala.

Ya Allah sesungguhnya kami hanya berharap & bersandar memohon pertolongan hanya pada Mu. Maka ijabahlah doa kami, ridhoi lah kami, ampuni dosa2 kami dan terimalah amalan2 kami.

Maha besar Allah dengan segala firman-Nya.
Cc: Dimas Pramudita Atika Dyah Perwita Nanik Hidayati Saptana Adetya Niam Syahrul Ganda

4 Maret 2017
01.18 wib
Bogor

Continue Reading

Wiskul @Waraku

Pada tanggal 30 Maret 2014 yang lalu, saya dan my beloved bestfriend merencanakan untuk makan diluar. Ada beberapa tempat yg jadi pilihan saya. Yaitu: Holycow, Nanny’s Pavillon, or makan sushi di Grand Indonesia. Tapi berhubung kami jarang makan masakan Jepang bersama (soalnya doi ga suka sushi), maka kali ini saya minta untuk makan sushiiiiii ^0^/ yeayyy… Dengan syarat disana ada bento or ramen,, so dia bisa makan makanan selain sushi. hahahaha. Dealllll…!!!

Akhirnya kami muter2 Grand Indonesia alias GI. And saya nurut aja dibawa ke Waraku. Kayaknya makanan-nya enak. So, kita pun memilih tempat duduk untuk berdua (karena meja yg berempat masih kotor belum diberesin). Ga masalah juga si secara kita emang cuma bedua. Kasian tar klo ada rombongan 4 orang yg mau makan n harus nunggu “kita”. Kan ga enak juga ditungguin pas lagi makan. Oya, Waraku ini lumayan rame. Kita dateng saat waktunya makan siang, sekitar jam 12.00 atau jam 13.00. Lupa -__- and itu cuma nyisa beberapa bangku aja di dalam dan di luar ruangan.

Pas buka-buka menu nya… hmmmm… lumayan mahal ya sushi2-an nya. Ga tega juga saya sama my beloved bestfriend. So… akhirnya saya pesan Tan-tan Ramen.. Dan Tako sushi (yg isinya cuma 2). Sahabat saya memesan beef ramen kuah soyu. Jadi ramen di Waraku ada 2 ukuran: large and medium. Kita berdua pilih yg large. Harga ramen-nya pun terbilang mahal. Untuk ukuran medium sekitar Rp 65 ribu sd 75 ribu sementara yg large antara Rp 75 ribu sd Rp 90 ribu. Minum-nya sendiri saya pesan Minty Apple (ga inget juga nama lengkap si menu itu apa haha). Saya ga tau apa yg di pesan sahabat saya. Ga inget. Peach tea apa ya..?? Kayaknya ada nama Peach2 nya gitu :p

Akhirnya setelah nunggu beberapa saat datanglah pesanan kami. Saya langsung melahap Tako sushi dengan irisan ginseng dan wasabi. Mmmmm nyuum… enak banget. Tako nya kenyal sekali. Kemudian ramen kita pun datang. Whoaaa… ukuran mangkuknya besaaar bangeetsss. Yaudah langsung aja di santap. Selama menyantap semangkuk ramen itu, saya berpikir “ini kayaknya mangkok nya aja yg gede. Isinya biasa aja. Gimana yg medium ya… ga kenyang kali saya.” Hahaha. Ini apa karna gw nya yg makannya banyak apa emang porsi-nya yg kesedikitan sih?? *think. Kayaknya porsi nya yg kesedikitan. 😀 :p

Tan-tan ramen yg saya pesan agak spicy. But ga pedes-pedes amat. Biasa aja. hehe. Tapi enak, Sahabat saya juga bilang ramennya lumayan enak. Tapi saya ga ngicip juga sih. Untuk minty apple nya sendiri ada potongan apel hijau kecil di atasnya,, dan ada bola-bola agar agar or jelly gitu di dalamnya. Fresh. Enak. Tapi bagi yg suka manis kayaknya ga akan begitu suka karna ini ga begitu manis dan cenderung plain rasanya.

Saat bill dateng… Tarraaaaaaaaa…. ternyata mehong juga yaaakkk… kita makan berdua itu abisss Rp 300 ribu lebih dikitttt. Emang enak si hehe. Secara kita biasanya makan Yoshinoya, ya gapapa sekali-kali makan beginian. 😀 nambah-nambah pengalaman wiskul. Hehe.

Saya sertakan foto menu makanan dan minuman yg saya pesan. Ga perlu sama foto modelnya kan..? Ehh. :p

Salam hangat,

Atika Dian P

03 April 2014

15:15 WIB

PicsArt_1396320162264[2]

Continue Reading

Cara Tepat Belanja Hemat

CARA TEPAT BELANJA HEMAT

Oleh: Atika Dian Pitaloka

Menghemat pengeluaran memang mutlak kita lakukan, salah satu-nya melalui seni berbelanja yang tepat dan hemat. Cermat dalam memilih barang yang akan dibeli, serta tepat dalam cara pembayaran serta cara belanja akan mampu menekan rupiah yang keluar dari kantong kita. Berikut tips-nya:

  1. Cash Vs Kartu Kredit

Cara pembayaran mana yang lebih sering kamu lakukan?  Cash or kartu kredit? Ternyata pembayaran secara tunai (cash) tidak selamanya lebih baik dibandingkan kartu kredit, begitupun sebaliknya. Cara pembayaran yang ada saat ini merupakan pilihan bagi kita agar kita lebih cerdas dalam memilih.

Pilih bayar tunai untuk:

ü  Kebutuhan rutin

Untuk keperluan transportasi, biaya makan harian, dan membeli kebutuhan rumah tangga bulanan sebaiknya gunakan uang anda sendiri. Karena ini merupakan kebutuhan pokok yang harus kita penuhi dengan menggunakan uang milik sendiri. Tanpa berhutang!

ü  Makan

Banyak kartu kredit yang menawarkan diskon hingga 50% di beberapa resto tertentu. Hal ini tentunya sangat menggiurkan, tetapi cenderung membuat kita lebih boros soal makanan. Contohnya saja untuk makan di foodcourt biasanya kita menghabiskan Rp. 60.000/paket, sementara harga yang harus dibayar untuk makan di resto tertentu seringkali lebih mahal dari biaya makan kita biasanya, sekalipun telah mendapatkan diskon. Jika harga makan di resto sebesar Rp 75.000/paket (setelah diskon), dan biaya makan kita biasanya Rp 60.000/paket maka terdapat selisih Rp 15.000. Sekali dua kali mungkin tak masalah, tapi apa jadinya jika kita sering tergiur promo makan di resto dengan kartu kredit? Jika 4 kali dalam sebulan kita gunakan promo kartu kredit untuk makan di resto tertentu maka selisih yg harus kita bayar adalah Rp 60.000. Bagaimana dengan setahun? Kita harus membayar Rp 720.000 lebih banyak. So, be smart!

Pilih kartu kredit untuk:

ü  Tiket pesawat dan tiket konser

Daripada menghabiskan uang untuk ongkos taksi ke travel agent, lebih baik gunakan cara pembelian tiket secara online. Selain lebih hemat biaya dan waktu, banyak kartu kredit memberikan promo cashback hingga Rp 50.000. Begitupun untuk pembelian tiket konser, banyak kartu kredit memberikan promo buy 1 get 1 free. Menarik bukan?

ü  Transaksi di luar negeri

Baik hotel atau tiket masuk tempat wisata di luar negeri ternyata memiliki harga transaksi online 30% lebih murah dibanding jika kita melakukan transaksi di tempat. Misalnya, biaya hotel bintang 3 per malam di Jakarta sekitar Rp 500.000, namun apabila kita membeli secara online menggunakan kartu kredit biaya yang ditawarkan hanya sekitar Rp 400.000. Hemat kan?

ü  Gadget dan barang elektronik

Gadget memang terbilang mahal. Saat jumlah tabungan tak mencukupi untuk membeli gadget impian, sementara gaji juga pas-pasan, cicilan dengan bunga 0% bisa menjadi cara mudah yang tak menguras kantong.

  1. Dine in vs Delivery

Bila hanya untuk konsumsi pribadi, saat malas keluar makan malam misalnya, cara ini bisa membuat kita lebih boros karena akan dikenakan biaya antar atau minimum pembelian. Lain hal-nya jika kita membeli dalam jumlah banyak, misalnya untuk acara kantor atau pesta ulang tahun, tentunya membeli makanan dengan cara delivery order terbukti lebih praktis dibanding harus mengeluarkan biaya bensin  atau taksi untuk membeli langsung. Dan kita juga terhindar dari kemacetan lalu lintas.

  1. Kemasan besar vs kemasan kecil

Membeli ukuran besar tak selamanya lebih hemat dibandingkan membeli produk yang berukuran lebih kecil. Saat kita melihat kemasan besar, secara psikologis kita akan merasa kalau persediaan masih banyak. Sehingga tanpa kita sadari pemakaian akan menjadi sedikit berlebih. Sementara jika melihat kemasan kecil, akan membuat kita lebih irit dalam pemakaian. Ini juga berlaku dalam porsi makanan.

  1. Belanja harian vs bulanan

Menyisihkan uang belanja di awal bulan memang menjadi solusi tepat agar pengeluaran tak melambung akibat belanja tidak penting. Misalnya, bila gaji perbulan Rp 5 juta, kita bisa menyisihkan 20 persen untuk belanja. Artinya, hanya Rp 1 juta yang boleh kita gunakan, tidak lebih. Selanjutnya, tentukan barang apa saja yang sebaiknya dibeli secara bulanan atau harian. Untuk produk yang dipakai rutin, seperti sabun dan shampo sebaiknya dibeli secara berkala, yaitu tiap kali persediaan habis. Pasalnya, banyak dari kita yang ternyata menghabiskan uang untuk “memborong” dalam jumlah banyak namun akhirnya menumpuk.
Sementara untuk bahan makanan segar, seperti buah, daging, dan sayur, sebaiknya dibeli secara harian atau saat kita membutuhkannya. Misalnya, keinginan diet membuat perempuan cenderung “memenuhi” kulkas dengan stok buah dan sayur. Padahal, buah dan sayur hanya bisa bertahan segara selama 3 hari. Alhasil, karena tidak sempat memakannya, mereka terpaksa membuang buah dan sayur yang tidak lagi segar.

Lain halnya dengan pakaian. Lakukan secara bulanan agar hasrat membeli baju baru bisa ditahan. Buatlah janji pada diri sendiri kalau Anda hanya boleh membeli  dua potong pakaian dalam satu bulan.

  1. Belanja langsung vs online shopping

Baik belanja langsung di mal atau menggunakan jasa online shop, keduanya memiliki nilai plus dan minus. Sebelum membeli secara online, sebaiknya cek reputasi penjual atau toko online yang kita kunjungi beserta riwayat pembelian dari pelanggan ybs, apakah sebagian besar puas terhadap produk atau malah banyak yang complain.
Untuk pakaian dan aksesoris mungkin kita masih bisa membeli secara online, tentu-nya dengan meminta keterangan produk secara detil agar tak kecewa saat barang datang, tetapi untuk sepatu sebaiknya belanja secara langsung, karena untuk merk yang berbeda dengan ukuran yang sama akan terdapat perbedaan beberapa mm. Daripada kebesaran atau kekecilan sehingga tidak terpakai lebih baik membelinya secara langsung, bukan?

Saat ini juga banyak promo makan di resto melalui online shop dengan menggunakan kupon, harga untuk membeli kupon ini tentu lebih murah dibandingkan jika anda membeli secara langsung di resto tsb. Ini merupakan cara berhemat model baru!

  1. Beli sesekali saja

Daripada setiap hari beli air mineral atau air oksigen di minimarket seharga Rp 3.000-10.000, lebih baik membeli botol minum agar bisa diisi ulang di rumah dan kantor. Untuk pecinta kopi, anda boleh saja terlebih dahulu membeli, sekaligus melihat bagaimana cara membuat minuman kopi yang nikmat. Selanjutnya, buat sendiri kopi anda di rumah atau kantor. Anda hanya perlu mengeluarkan Rp 100.000-350.000 per bulan. Bandingkan jika Anda setiap hari membeli satu atau dua gelas kopi di gerai seperti Starbuck. Jika segelasnya berkisar  Rp 30.000-60.000 maka pengeluaran jajan kopi Anda setiap bulan bisa mencapai Rp 1 juta lebih.

 

Created by: Atika Dian Pitaloka

12/03/2014

 

 

Continue Reading