Mom, it's okay to say "I am Exhausted".

Semua wanita pasti mengidamkan suatu saat menjadi seorang ibu dari anak-anak mereka, yang terlahir dari rahim mereka sendiri. Tak jarang banyak pasangan yang rela menggelontorkan dana puluhan hingga ratusan juta rupiah demi memiliki anak yang selama ini didambakan. Ya, memiliki anak memang membahagiakan. Tetapi perjalanan yang ditempuh memang tidak mudah dan penuh tantangan. Dari setiap pekerjaan yang ada di muka bumi, pekerjaan tersulit sekaligus paling membahagiakan adalah menjadi seorang ibu. Bener apa bener banget? πŸ˜‚

Walaupun menjadi ibu sangat membahagiakan, namun seringkali seorang ibu merasa capek dan jenuh mengerjakan pekerjaan sehari-hari. Hal ini paling banyak dikeluhkan oleh para Ibu Rumah Tangga (IRT), termasuk aku. Dimana mungkin anak menangis terus menerus, pekerjaan rumah yang seakan tidak selesai-selesai, waktu makan yang tidak tentu, rutinitas yang itu-itu saja, dan perasaan sedih dalam menunda impian membuat banyak ibu mengeluh.

Kalimat “Aku Capek”, or “I am Exhausted” normal diucapkan seorang ibu yang sedari membuka mata hingga menutup mata kembali harus mengurus anak dan rumah. Tetapi terkadang anggota keluarga terdekat, misalnya suami dan orangtua, tidak bisa menerima keluh kesah dan mengerti keletihan kita. Pasti buibuk sering mendengar nasehat-nasehat baik dari orangtua, suami, maupun orang lain yang isinya semacam ini:
1. “Kalo kamu ikhlas, ya ga akan terasa berat”.
2. “Ngeluh mulu, nanti ilang pahala-nya”.
3. “Memang kodratnya wanita seperti itu. Wanita itu bagai bumi dan bulan untuk anak-anaknya”.

Gusti, kasian banget ya buibuk ini. Udah mah makan gak bisa santai kayak di pantai, ke kamar mandi gak bisa lama-lama karena ada yang nangis, gendongin anak sampe berjam-jam, gak bisa me time spa massage pulak, udah gitu ngeluh aja gak boleh. Kasiaaan.. kasiaaan..oh kasiaaan. Gimana bisa waras coba??? Kalo waras aja gak bisa, gimana buibuk macam aku bisa bahagiaaa. Fiuh. Nangis di pojokan.

super_mom_concept_illustration_with_woman_and_works_6825791

Ngerasa sendirian? Sama, aku juga pernah merasa sendirian saat orang terdekat tidak bisa memahami kita. Padahal setiap orang punya kebutuhan untuk menyalurkan perasaan. Bukan hanya para bapak yang berhak lelah dan mengeluh capek karena mereka yang mencari nafkah. Kita ibu-ibu juga wajar mengeluh capek. Bukan karena nggak ikhlas ya, bapak-bapak. Please, mana ada ibu yang gak ikhlas ngurus anaknya sendiri. Terkadang kita cuma ingin di dengarkan. Lebih bagus lagi kalo keluhan kita di respon yang positif. Misalnya cukup jawab, “sabar ya sayang, coba aku ada disitu pasti aku bantu” atau “tunggu aku pulang ya, biar kamu bisa istirahat”. Duh, bahagia banget nggak sih kalo responnya kaya gini? Apalagi kalo partner kita mau ikut terjun dalam urusan rumah tangga dan ngasuh anak. Dijamin ngebantu ibu-ibu tetap pada jalur kewarasannya masing-masing.Gak susah kok, bantulah yang ringan-ringan tanpa perlu diminta. Misalnya buang sampah, nyuci piring sendiri, rebus air untuk mandiin anak, atau menidurkan anak. Kalau gak mau ikut turun tangan urusan rumah, hire lah ART buat bantu-bantu istri. Kalo belum mampu hire ART maka: bantulah!

Anak-anakmu pun perlu contoh sosok seorang bapak yang mau ikut membantu meringankan pekerjaan istrinya. She isn’t Wonder Woman! Don’t let your wife fall into depression. Help her! Bantu dia dengan kemampuan terbaik kamu. Dengan cinta paling indah yang kamu punya.
Kecualiii… kalo kamu gak cinta, kamu bakal mudah mengabaikan perasaannya, menomor sekiankan kebahagiaannya. Kamu hanya akan utamakan diri sendiri dan anak-anakmu. Padahal istri dan ibu yang tidak bahagia tidak akan mampu membesarkan anak-anak yang bahagia. Jangan pernah pula punya gambaran ideal tentang istri atau ibu yang bahagia itu seperti apa. Karena kebahagiaan masing-masing orang berbeda. Sudah pernah tanya apa yang bisa membuatnya bahagia? Apa yang dia inginkan tetapi belum bisa dia raih? Sudah coba membantunya mencapai kebahagiannya?

“Dear husband, do not think if wife need to be perfect as a mom of your kids. Do not compare her to any woman, including your mom. Because every mom has their own battle and different way to raise their child. And remember, wife need to be happy too. So, do what makes her happy. Because a happy mom raised a happy kids.”

(Atika Dian Pitaloka)

Teruntuk ibu-ibu hebat diluar sana, baik yang menjadi IRT maupun wanita karir, kalian sungguh luar biasa. Walau terkadang pernah terlintas menjadi seorang ibu yang gagal dan sering mengeluh, percayalah kalian telah melakukan yang terbaik yang kalian bisa. Akan selalu kamu dapati tatapan kagum dan senyuman lucu dari anak-anakmu. Tak kan lari mereka meninggalkanmu. Setiap diri kalian menjalani kisah heroik masing-masing dalam membesarkan anak-anak, yang unik dan berbeda antara satu dengan yang lainnya. Menjadi ibu bukanlah kompetisi. Menjadi ibu adalah perjalanan panjang penuh tantangan, yang tak luput dari tawa dan airmata. Apapun kekuranganmu, seberapa banyak keluh kesahmu, ingatlah bahwa anak-anakmu selalu membutuhkanmu, doamu, restumu, kasih sayangmu, dan bahagiamu, yang tidak dapat digantikan dengan siapapun juga.

So, gimana setujukah setiap ibu berhak mengeluh?
Aku sih YES! 😊

beautynesia blogbeautynesia

Continue Reading

Tips Menjaga Kesehatan Keluarga

Setiap orang ingin memiliki keluarga yang sehat dan bahagia. Tapi tahukah anda kalau semua itu tidak bisa simsalabim abrakadabra? Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dan diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Semua ini tentunya tidak terlepas dari peran semua anggota keluarga. Nah apa aja sih tips-tips menjaga kesehatan keluarga?

1. Makanan yang bergizi
Di dalam tubuh yang kuat terdapat jiwa yang sehat! Setuju apa setuju bangeeet? Hehe. Oleh karena itu apa yang masuk ke tubuh kita akan mempengaruhi kesehatan kita lahir dan batin. Kok bisa sampe pengaruh ke batin? Yaiyalah, kalo makanan kita ga sehat, badan ikut sakit, nah batin juga terganggu karena penyakit. Jadi mikir: duh gabisa anter anak sekolah padahal ada acara pentas seni. Duh gabisa masakin suami padahal dia udah bosen jajan diluar. See???

images (7)

2. Komunikasi yang sehat
Pernah ga marahan sama suami atau anak-anak cuma gara-gara missunderstanding? Pasti pernah ya. Biasanya penyebabnya adalah ketidaksabaran! Yang satu ngomong apa, yang lain nangkep maksudnya lain lagi. Perlu diingat yaa mom, kalo 2 kepala itu beda pemikiran. Mungkin maksudnya sama tapi cara mengungkapkannya yang berbeda. Ada yang terang-terangan, ada yg pake isyarat. Halah. πŸ˜‚ Nah, kemampuan kita mengenali tiap anggota keluarga itu penting banget untuk menjaga keharmonisan keluarga. Mulai sekarang perhatikan deh gaya komunikasi antar anggota keluarga. ☺

images (8)

3. Aktifitas fisik yang menyenangkan
Siapa yang ga suka olahraga hayooo? 😁 Saya juga bukan tipe orang yang hobi olahraga. Kalo kamu tipe-nya sama kaya saya, carilah aktifitas fisik yang menyenangkan! Misalnya kamu males banget buat jalan sehat, ajak anak-anak dan suami jalan ke Taman Kota. Jalan sehatlah disana. Selain dapet olahraga-nya, kamu juga bisa foto-foto dan jajan cantik! Hehe. Atau aktifitas lainnya yang sekalian bisa membersihkan rumah, contohnya: ngepel! Kalo masih males juga, ajak anak dan suami ke tempat bermain! Lho kok? Iya dong mom, di tempat bermain itu banyak wahana yg melatih kemampuan tubuh kita. Misalnya wahana perahu bebek yang harus di gowes,dan wahana bola putar di kolam, yang semuanya butuh kekuatan otot kaki. Dapet main-nya, dapet olahraga-nya! Pinterrr!

PicsArt_07-23-06.04.42
PicsArt_07-23-06.05.18
PicsArt_07-23-06.08.14
PicsArt_07-23-06.07.41

4. Istirahat yang cukup dan hindari stress
Pikiran kita bisa membawa kita pada kesuksesan atau kehancuran! Kalau kita pintar dalam mengelola stress dan istirahat cukup maka kesehatan kita bisa terjaga dengan baik dan gak gampang tu yang namanya sakit kepala menyerang. Hehe. Tapi kalo manajemen stress kita buruk, apa-apa dibawa perasaan, dipikirin banget, sampe bikin kita sulit istirahat, maka cepat atau lambat penyakit akan berdatangan. Inilah kenapa penting banget untuk bisa cerdas dalam mengelola stress ya!

images (9)

5. Jaga kebersihan tubuh dan tempat tinggal
Ga lucu dong kalo badan udah sehat, suka olahraga, tapi kita-nya jorok? Ingat ya mom, gaya hidup jorok itu mengundang penyakit! Maka untuk mendapat kualitas hidup sehat kita harus selalu menjaga kebersihan tubuh dan lingkungan sekitar. Ga sulit lho! Pastikan kita mandi 2x sehari, menjaga kebersihan di dalam dan luar rumah, serta membuang sampah pada tempatnya. Mom juga bisa sesekali mengundang jasa vacum cleaner untuk membersihkan barang-barang yang tidak bisa kita bersihkan sendiri, contohnya sofa dan kasur. Sofa dan kasur yang tidak dibersihkan dengan baik menjadi sarang tungau lho mom! Ga mau kan si kecil jadi gatal-gatal?

PicsArt_07-23-06.04.18
PicsArt_07-23-06.08.47

6. Peliharalah tanaman
Selain berfungsi mempercantik halaman, tanaman juga bermanfaat banget buat menjaga udara kita tetap sejuk dan segar serta menurunkan suhu disekitar rumah. Kalian bisa menanam beberapa jenis tanaman penghasil oksigen yang baik, contohnya Sanseviera trifasciata. Selain bisa ditempatkan diluar rumah, tanaman ini juga cantik ditaruh sebagai pemanis interior rumah dan bermanfaat mengubah CO2 menjadi oksigen lho! Keren kan? Kamu juga bisa gunakan bahan-bahan alami untuk interior rumah karena bisa menyerap panas di dalam rumah.

images (6)

7. Perhatikan pencahayaan dan sirkulasi udara di dalam rumah
Hal yang ga boleh luput dari perhatian adalah sistem pencahayaan dan sirkulasi udara di dalam rumah karena berpengaruh banget untuk kesehatan penghuninya. Kalau pencahayaan dan sirkulasi udara baik, maka kelembapan udara di dalam rumah akan terjaga. Jadi kalau siang ga perlu lagi nyalain lampu dan AC. Lebih hemat deh bayar listriknya! Jadi kalo bangun rumah, buatlah bukaan yang cukup ya sehingga ga tergantung pada pencahayaan dan sirkulasi udara buatan. Suhu ideal di dalam bangunan, khususnya rumah adalah 24-26 Β°C dengan kelembaban sekitar 50%-60%. Suhu dan kelembaban yang lebih tinggi atau lebih rendah dari ambang batas tersebut akan mengurangi tingkat kenyamanan rumah untuk dihuni.

images (10)

8. Jaga Kondisi Ekonomi Keluarga
Seorang ayah yang baik hendaknya menjaga kondisi ekonomi keluarga dengan memberikan nafkah sebaik-baiknya bagi anak dan istri. Lalu tugasmu mom untuk merencanakan anggaran dan mengupayakan agar nafkah tersebut cukup untuk semua keperluan keluarga sampai akhir bulan. Lebih baik lagi kalau ada sebagian yg disisihkan untuk tabungan atau simpanan yg bisa digunakan untuk keperluan mendadak yg tidak direncanakan.

images (11)

9. Hubungan yang Sehat antar Anggota Keluarga
Last but not the least, salah satu menjaga kesehatan keluarga adalah dengan memiliki hubungan yang harmonis antar anggota keluarga. Gak hanya tubuh aja yang mesti sehat, tapi jiwa dan pikiran juga! Karena klo pikiran kita terganggu misalnya cemas, takut, atau khawatir berlebih karena masalah keluarga, pasti nantinya akan berdampak pada kesehatan kita juga lho! Makanyaah.. yg harmonis sama keluarga yaah!

images (16)

Sekian tips-tips menjaga kesehatan keluarga ala emaknya Reynand. Kalo ada yang kurang bisa sharing ya! Kalo kalian apa tips andalannya? 😍

#UpdateMBC #TOBPJuli

Continue Reading

Breastfeed, bottle feed or formula feed?

Semua orang bilang ASI itu supply by demand. Nggak ada yg namanya ASI kita kurang. ASI itu produksinya pasti menyesuaikan kebutuhan baby. Benarkah?
Sebagian besar benar seperti itu tapi TIDAK SELALU ya mom. Tidak semua ibu diberkahi oleh ASI yang melimpah. Ada beberapa ibu yg tidak seberuntung ibu-ibu lainnya dalam hal ini. Dan saya “mungkin” salah satunya. ☺
Kalau semua ibu punya ASI dalam jumlah banyak dan mencukupi kebutuhan bayi-nya, maka tidak mungkin ada yg namanya Saudara Sepersusuan dalam Islam. Hukum dan tuntunan yang Allah ciptakan pasti ada guna-nya untuk kebaikan hamba-Nya. Sebenarnya jaman dahulu di Arab, menitipkan anak kepada wanita di desa untuk disusukan merupakan budaya. Mereka ingin bayi mereka hidup dalam lingkungan yang sehat, jauh dari kota. Inilah kenapa nabi Muhammad memiliki ibu susu yang salah satunya bernama Halimah Sa’diyah.

Saya hanya ingin membagikan kisah yg saya alami yg mungkin bermanfaat bagi ibu-ibu baru di luar sana yang memiliki kisah serupa.Saya sangat mendukung ASI EXCLUSIVE (ASIX) dan sangaaat ingin memberikan hal tsb kepada anak saya. Akan tetapi saya tidak akan membiarkan anak saya kelaparan jika ASI saya belum mencukupi kebutuhan hariannya. Mengapa? Karena akan sangat berbahaya jika bayi kita mengalami dehidrasi. Apabila kita tidak tanggap dan mengetahui tanda-tanda nya maka akan dapat berujung kematian.

Pada awal kelahiran anak saya; Reynand, saya positif thinking bahwa ASI saya PASTI CUKUP. Seperti kata kebanyakan orang selama ini. Saya sudah mempersiapkan diri dengan pijat laktasi dan pijat oksitosin selama hamil tua. Dan ASI saya keluar sodara-sodaraaa. Itulah kenapa tidak terbersit sedikitpun di benak saya kalau anak saya akan mengalami panas tinggi s/d 39.8 C hanya karena masalah dehidrasi!

Singkat cerita saya mengalami persalinan caesar cito (c-sectio dadakan) karena ketuban sudah pecah lebih dari 15 jam dan berpotensi membahayakan janin. Setelah operasi selesai saya tidak menjalani pengecekan kadar Hemoglobin darah kembali. Dimana saat saya pulang saya merasa pusiiinggg luar biasa dan tentu saja kesakitan pasca operasi, apalagi saya alergi terhadap obat-obatan anti nyeri sehingga setiba di rumah saya tidak mengkonsumsi obat anti nyeri untuk mengurangi sakit pasca operasi caesar tsb. Setelah itu saya memeriksakan diri saya ke dokter dekat rumah dan menjalani cek Hb. Ternyata Hb saya drop ke angka 7 dari 11. Saya akhirnya mengkonsumsi jus bit, susu kedelai, makan hati ayam dan apa saja yang bisa menaikkan kadar Hb saya.
Saat saya sakit inilah anak saya menyusu tanpa henti. Bisa menyusu sd 2-3 jam. Kemudian selang 10 menit sudah menangis kembali minta disusui. Disitu fisik saya terkuras. Ya sakit pasca operasi, pusing karna Hb saya sangat rendah, dan kurang tidur karena bayi terus menyusu. Disitu saya bertanya-tanya mengapa dia menyusu dengan durasi yg sangat lama? Karena saya melihat saudara saya saat masa menyusui, hanya menyusui sekitar 10 s/d 15 menit. Sementara anak saya bisa menyusu berjam-jam.

Semenjak di Rumah Sakit Reynand sudah agak panas badannya. Tapi dokter spesialis anak mengatakan bahwa semua normal saja. Dua hari setelah bersalin kemudian saya keluar Rumah Sakit. Suhu tubuh Reynand semakin panas. Setelah 3 hari panas tidak turun dan saya cek suhu nya hampir menyentuh 40 C, maka saya langsung membawa anak saya ke IGD. Disana anak saya diberi obat penurun panas lewat anus. Sedih sekali rasanya melihat bayi sekecil itu harus menangis karena obat yg dimasukan melalui anusnya. Dokterpun mengecek kadar bilirubin Reynand dan dinyatakan aman. Akhirnya berbekal Sanmol, saya pulang ke rumah kembali untuk keesokan harinya datang menemui dokter spesialis anak yg menangani Reynand.

20180422_221718
20180422_222422

Keesokan harinya anak saya ditimbang, dan berat badan dia menurun drastis (lebih dari 10%) selama 5 hari pasca kelahirannya. Padahal penurunan berat badan yg normal selama 7 hari pasca melahirkan harus dibawah 10%. Setelah pertanyaan panjang seperti berapa lama bayi menyusu, frekuensi bayi menyusu, frekuensi bayi buang air kecil dsb maka dokter menyimpulkan bahwa anak saya mengalami DEHIDRASI. Ternyata saya menyusui Reynand berjam-jam itu tidak membuat dia kenyang karena minimnya jumlah ASI yang keluar. Itulah penyebab dia rewel sepanjang hari dan menyebabkannya mengalami demam tinggi pada minggu pertama kelahirannya. Disitu saya merasa bersalah karena merasa LELAH dan CAPEK karena sepanjang hari menyusui Reynand tapi dia ternyata tidak mendapatkan supply sesuai kebutuhan hariannya.

Dokter menyarankan saya pumping setiap 3 jam untuk melihat berapa produksi ASI saya dalam 1 hari. Dokterpun menyarankan saya mencari donor asi atau di support sufor untuk sementara waktu. Alhamdulillah saya mendapat donor ASI dari kembaran saya sendiri sekitar 40 sd 80 ml setiap harinya. Dan hasil pumping saya selama 1 hari (sekitar 6x pumping) menghasilkan 80 ml setiap harinya. Sementara kebutuhan harian Reynand pada mingu pertama sd minggu ke 2 berkisar 500 ml/hari. Terbayang betapa dia kelaparan selama ini. Akhirnya dengan donor asi dan support sufor, demam pada anak saya mulai menurun. Alhamdulillah ya Allah. 😒

20180608_212542
20180511_063230
20180520_120934

Segala upaya telah dilakukan, mulai dari minum berbagai macam asi booster, konsultasi ke klinik laktasi, konsultasi dengan beberapa dokter anak, menyusui anak menggunakan selang yg biasa disebut feeding tube/nursing suplementer yang dihubungkan ke payudara (untuk merangsang hormon oksitosin), mengkonsumi molocco + domperidone dan lain sebagainya. Tetapi tidak ada perubahan hasil yang signifikan. Yang saya cermati adalah seberapapun penuhnya payudara saya (sampai ASI menetes dan rembes ke baju), saat di pumping hasilnya maksimal hanya 40-60 ml. Berbeda dengan saudara dan teman2 saya yang jika payudaranya penuh bisa menghasilkan 200 ml ASI. Dan untuk kembali penuh memakan waktu yang lama. Dimana rata-rata produksi harian saya hanya 80 ml.

20180519_105301
new-supplemental-nursing-system-sns-breast-feeding-tube-device-baby-feeding-hot-other-breastfeeding-supplies-19732_1
(Sumber: https://mykidsupplies.com/product/new-supplemental-nursing-system-sns-breast-feeding-tube-device-baby-feeding-hot/)

Saat konsul ke klinik laktasi dan menceritakan apa yang saya alami, dokter belum bisa menyatakan apa penyebab ASI saya belum optimal. Karena dokter sendiri mengakui bahwa penelitian tentang ASI dan hormon2 yg mempengaruhinya masih sangat sedikit. Ilmu pengetahuan dan literatur tentang hal tsb pun masih sangat minim. Saat di cek masalah latch on ke payudara pun tidak ada masalah. Reynand mampu menyusu dengan baik. Oleh karena itu dokter tetap menyarankan support donor asi dan sufor untuk memenuhi kebutuhan Reynand karena dari sisi berat badan dia saat ini dibandingkan saat lahir, peningkatannya belum optimal. Disana saya merasa memang rejeki ASI untuk Reynand sebanyak itu, dan berusaha menerima dengan lapang dada serta tetap semangat mengASIhi dengan jumlah berapapun itu setiap harinya. Saat ini Reynand hampir berusia 3 bulan dan masih saya beri ASI dan mix sufor untuk memenuhi kebutuhannya.

Ada bidan di posyandu yang sempet bilang ke saya:
Gakpapa demam tinggi gitu tetep aja susuin, anak saya dulu juga gitu. Jangan dikasih sufor.
Helloooo.. kalo ada apa apa sama anak saya situ mau tanggungjawab? πŸ˜…πŸ˜‚ #senyuminajah
Mungkin dia belum pernah denger cerita bayi meninggal karena dehidrasi padahal dalam pengawasan tenaga kesehatan. Bagi tenaga kesehatan, saya sangat mendukung mereka memberikan edukasi agar para ibu dapat memberikan ASIX pada bayi-nya tapi mohon jangan dipukul rata bahwa semua ibu bisa ASIX. Karena ada beberapa faktor penyebab seorang ibu tidak bisa ASIX. Dan hal ini harus diutarakan secara terbuka dan jujur bila pasien dari bpk/ibu dokter/bidan memang membutuhkan support donor asi ataupun sufor.
Ini ada artikel dari TheAsianParent yang bisa nambah ilmu dan bawa pencerahan buat ibu2 yg belum bisa ASIX:
https://www.google.co.id/amp/s/id.theasianparent.com/ibu-menyesal-memaksakan-asi-eksklusif/amp
Kita sebagai ibu harus peka terhadap tubuh kita sendiri dan kebutuhan bayi kita. Kalau memang belum bisa ASIX dan membutuhkan tambahan sufor, kita harus lapang dada, mom. Sufor is not a poison. At some conditions it may can save your children’s life.

20180620_143922

Untuk ibu2 baru yg belum bisa ASIX, tetap ikhtiar berusaha agar produksi ASI kita meningkat ya. 😊
Tapi juga tidak lupa untuk tetap mensyukuri rejeki ASI kita mau itu sedikit maupun banyak. ❀
Untuk Reynand, maaf bunda belum bisa kasih ASIX buat kamu, smoga ke depannya kamu bisa dapet ASIX ya sayang. πŸ€—πŸ˜πŸ˜˜

Sekian ceritanya lain kali disambung lagi. Semoga bermanfaat. 😊

Continue Reading

Baby Spa Review at Mom n Jo FX Sudirman

Karena Bunda Rey ini sukaaaakkkk banget di massage, jadi Reynand juga tiap hari di baby massage sama Bunda dengan berbekal ilmu dari youtube. Lol. 🀣🀣🀣
Tapi karena udah mendalami dunia permassage-an sekian lama, Bunda Rey lebih sreg sama massage yang professional dengan terapis berpengalaman. Beda deh rasanya pijet sama tukang pijet komplek sama pijet di Spa gitu. Kalo di Spa even durasi pijetnya lebih sebentar tapi puas banget, cape n pegel2 lebih cepet ilang dan badan fresh lagi. Karena tekniknya mereka “dapet banget” dan ga asal pijet!!!
Oleh karena itu, Bunda Rey pengen tau ni gimana si Baby Spa profesional itu. Kan kalo udah liat langsung bisa dipraktekin sendiri dirumah gitcyuuu. 😎 hehehe #emak2hemat. Apalagi Rey baru dikadoin premium starter kit Young Living sama Papa. Say thanks to Bunda nak, yang udah malak Papa. πŸ˜†

Karena papa Rey pengen jengukin temennya di salah 1 RS Jaksel, jadilah Bunda reservasi di Mom n Jo FX Sudirman (resepsionis nya fast respon n suaranya bersemangat gitu). Jadi pas Rey baby spa, papa ke RS. Biar beresnya barengan n hemat waktu. Pas sampe FX, papa telpon temennya yg ternyata udah keluar RS pagi harinya. πŸ˜… Jadi serombongan jauh2 ke Jakarta cuma buat anter Rey baby spa dooonk. 🀣 hahaha… yaudah akhirnya rombongan sirkus langsung menuju Mom n Jo.

IMG_20180716_124325_173

Sampe Mom n Jo Bunda disuruh isi form dulu (khusus kunjungan pertama) yang isinya memuat data anak dan orangtua.

20180715_134929

Sementara Papa n Rey melipir ke ruang tunggu. Ruang tunggunya syantiiiik shabby2 gitu deh kesukaan Bunda Rey lah pokoknya. πŸ˜„

20180715_134937
Processed with VSCO with  preset

Habis isi form dan pilih paket (Bunda pilih paket baby massage + lil swim), Rey langsung digendong mbak2 terapis buat diukur suhu tubunya dan timbang berat badan pake timbangan digital.

20180715_134915

Oia, buat nemenin baby ke ruang perawatan, mom n dad harus pake kaos kaki yakk! Berhubung kita gatau, jadi harus beli kaos kaki disana yang harganya Rp 10.000. Bunda sama papa ikut ke ruang baby spa. Klo Bunda sih tujuannya ya belajar cara mijet n baby swim, kalo papa ngeliatin aja biar nanti kalo bunda mijet Rey dirumah ga berisik bilang “ih.. ih.. ih jangan digituin emang boleh???” Daaan sebagainya. Hahahaa.
Oia terapis disini smuanya udah bersertifikat lho jadi mom n dad bisa tenaaang.

Lil Swim (durasi 20 menit)
Berhubung berat Reynand di usia 3 bulan ini sudah 5.5 kg maka sudah bisa ikut Lil Swim. Mereka pake patokan berat badan, bukan usia. Berat minimal itu 5kg dan maksimal 10kg. Untuk baby yg belum bisa duduk pake alat bantu neck ring (semacam ban leher). Sementara untuk baby yang udah bisa duduk beda lagi ban-nya. Saya diminta menggendong Rey, sewaktu mbak terapis memasangkan neck ring pada leher Rey. Setelah itu Rey dimasukkan perlahan ke kolam. Dan dimasukkanlah bola2 warna warni ke dalam kolam biar baby makin hepi. Mbak nya juga memegang satu mainan yang ada kincringannya untuk menarik perhatian baby.

20180715_140455
20180715_140407
Processed with VSCO with  preset
IMG-20180715-WA0024

Awalnya Rey masih adaptasi n gatau harus ngelakuin apa di air. Sama si mbak di stimulasi, kaki dan tangannya digerak2an. Udah deh Rey mulai aktif gerakin kaki n tangan dan udah bisa muter2. Tapi pas badannya mau agak dikebelakangin biar bener2 kaya posisi berenang, dia belom mau. πŸ˜‚ haha gapapa nak namanya juga renang pertama yekaaan??? 😁😎
Alhamdulillahhh banget Reynand betahhh dan ga nangis sama sekali. Tau aja nak bayarnya mahal. Kesian ya sama Papa n Bunda. πŸ˜‚ wwkwkwkwkwk.

Baby Massage (durasi 40 menit)
Setelah selesai berenang, lanjut acara pijat memijat. Disini mbak terapis pake Grape Seed oil yang food grade ya jadi aman kalo kejilat. Kalo mau pake oil jenis lain juga bisa tapi ada biaya tambahannya. Oil yang dipake di Mom n Jo merk nya Belli to Baby. Nah, sebelum dipijet Rey dilatih stretching dulu biar badannya ga kaget pas dipijet. Dimulai dari stretching bagian tangan lalu kaki. Ilmu baru buat Bunda nih. 😍

20180715_135609
20180715_142708
20180715_142903

Bener kan cara mijetnya ada bedanya dengan yang Bunda tonton di Youtube. Hahaha πŸ˜ƒ jadi belajar kan. Enak ni Rey, bunda nya jadi bisa mijet ala ala mbak terapis Mom n Jo. πŸ˜† Tapi ga sempet di videoin karena memori full hiks. Jadi direkam di memori ajaahh. 😎 Selama dipijet badan Rey ditutup handuk biar ga kedinginan, dan di stel lagu2 anak2 di TV yang ada di ruangan spa. Bunda jadi tau kalo ini saatnya buka Smart Hafiz yang udah bunda beli dari jaman hamil dulu. Lagu2 di Mom n Jo tadi persis yang ada di Smart Hafiz. Yeay jadi lebih lengkap alat tempur buat Baby Spa dirumah! 😍 Oiya selama pijet tadi anaknya anteng deh. Lagi-lagi Alhamdulillah ya Allah. ❀

Selesai treatment langsung Rey diganti diapers dan bajunya. Wih seger deh! Bunda sama Papa juga dibuatin minum. Mom n dad bisa pilih mau jahe atau teh. Free kok! 😍

Oiya yang Bunda suka di Mom n Jo itu ruangannya private. One customer one room. Jadi di satu ruangan itu ada kolam buat berenang, matras buat pijet baby,tv, rak dan peralatan tempur lainnya. Ini foto ruangannya ya:

20180715_144501
20180715_144506

Yang harus diperhatikan kalo mau ke Mom n Jo:
1. Reservasi. Terutama kalo weekend ya.
2. Bawa kaos kaki biar gausah beli disana.
3. Pastikan anak udah lumayan kenyang supaya dia mood nya bagus.
4. Datang ontime, kalo bisa 15 menit lebih awal. Karena kalo sampe jam reservasi kamu belom dateng, dia pasti oper ke customer yang udah dateng. Yaiyalah nungguin kamu lama gak dateng2! πŸ˜„
5. Jangan lupa pesen minum, free!

Oiya untuk paket baby massage + lil swim ini biayanya Rp 275 ribu. Harga yang wajar dibayar untuk sebuah pembelajaran. Jadi siap deh melakukan Baby Spa untuk Reynand dirumah. ❀

#reviewbabyspamomnjo #babyspamomnjo #momnjofxsudirman #momnjofx #babyspa #momnjoreview #momnjobabyspareview #reviewmomnjofxsudirman

Continue Reading

Review Sweety Comfort Gold NB Tipe Perekat

Hallo buibuuk. Bagi ceritaaa doong.. begitu anak lahir pada mutusin langsung pake diapers atau popok kain nih? Hehe. 😁
Klo saya sebagai gen Y yang senengnya serba instan n gak ribet so pasti langsung milih diapers. Apalagi proses persalinan anak saya, Reynand, secara c-sectio yg otomatis membatasi gerak banget di awal-awal kelahiran si kecil. Jadi pilihan diapers adalah yg terbaik saat itu “menurut saya“.

Karena kulit bayi newborn masih halusss dan sensitif banget, saya ga mau sembarangan pilih diapers. Bukan pake slogan “Asal murah, SIKATTT!”. HAHAHA
Inget ini bayi baru lahir, kita pasti pengen anak kita dapet diapers yg super lembut n comfortable dong. Dan… yg pasti harus yg ga gampang bocor ya. 😍
Setelah searching review n tanya kanan kiri, akhirnya diputuskanlah beli Sweety Comfort Gold NB tipe perekat. Diapers ini bisa dipakai oleh bayi Newborn s/d berat < 5 kg.

20180402_092726

Di tampilan depan kemasan ada gambar bayi tidur nyenyak dan di bagian belakang packaging ada tulisan:
1. Soft Breathable Cottony Care. Extreme Softness. Bahan ekstra lembut dan bersirkulasi udara mencegah kelembaban pada bayi.
2. Diamond Layer Technology. Dry Long Hours. Teknologi pada permukaan berbentuk 3D diamond yang mendistribusikan cairan dan menyerap ekstra cepat. Cegah lembab sehingga kulit bayi tetap kering semalaman.
3. Slim comfort. Easy to move. Design popok yang tipis lebih nyaman dipakai.

Bener ga sih smua yg ditulis di kemasan?
Mau tau jawabannya?
Yuk kita bahas yaa review saya tentang diapers ini.

Sweety Comfort Gold ini saya suka karenaaa:
1. Permukaannya kering dan lembuuut serta gak bikin iritasi di kulit anak saya.
2. Gak gampang bocor. Pernah semaleman dia tidur sampe pagi dan saya juga ikut ketiduran dengan nyenyak sampai lupa gantiin diapersnya. Tapi pas pagi di cek ga bocor sama sekali tuh. Luar biasaaa!
😍😍😍 Tambah CINTA.
4. Design diapers TIPIS. Gak menggembung n ga bulky sekalipun dia udah penuh sama pipis Reynand.
3. Ada pita perekat. Nah kelebihan tipe perekat ini buat newborn adalah gampang disesuaikan dengan ukuran perut bayi. Jadi insya Allah pas di badan dan ga gampang bocor. Selain itu jadi bisa dibungkus rapi saat akan dibuang.
4. Gambar Hello Kitty yg lucu. Ini sih emaknya yang seneng. Wkwkwkwk πŸ˜‚
5. Harga terjangkau buat kualitas sebagus ini. Asal… pinter pinter milih tempat belinya n cari diskonan ya. Saya biasanya beli online. Karena kalo beli di supermarket ya jatohnya lebih mahal. Untuk harga online per bulan Juni 2018 ini bisa didapatkan dengan harga sekitar Rp 80-90 ribu untuk diapers Sweety Comfort Gold NB sejumlah 52 buah. Jadi hitungan per 1 pcs nya sekitar Rp 1.500 s/d Rp 1.700 an. Masih tergolong hemat banget untuk diapers premium. πŸ˜ŽπŸ˜‰

20180503_071159

Ternyata kelebihan2 yang dicantumin dalam packaging si Sweety ini bukan sekedar bahasa marketing belaka moms. Tapi emang bener adanya kaya gitu. ☺
Nah sekarang Reynand udah mau berumur 1.5 bulan dan diapers andalannya masih tetap Sweety Comfort Gold. πŸ˜‰

Kalo diapers andalan kalian apa moms? Bagi reviewnya dong! πŸ€—πŸ˜

Ada yg udah cobain Sweety Comfort Gold jugakah? Kalo belom, cobain yuk! Siapa tau bakal jadi diapers andalan kaya Bunda Reynand.
Kalo ada yg mau ditanyakan terkait review ini silakan yaa isi di kolom comment. Thanks n have a happy diapers day! 😎

Continue Reading

Pengalaman Operasi Kuretase

Memaknai Syukur & Sabar

Beruntunglah kita yang sering mendapatkan ujian dari Allah, salah satunya berupa sakit. Karena kelak di akhirat, orang orang yg sehat akan berkeinginan mendapatkan ujian tsb di dunia karena besarnya pahala yg telah Allah siapkan untuk si sakit yg bersabar.
“Orang-orang yang sehat saat melihat pahala yang diberikan kepada ahlul bala’ (banyak dapat musibah) nanti di hari kiamat berkeinginan kalau saja kulit-kulit mereka dipotong dengan gunting saat di dunia.” (HR. al-Tirmidzi dan dihassankan Syaikh Al-Albani)

Sungguh menakjubkan urusan seorang mukmin, semua urusannya adalah baik baginya. Hal ini tidak didapatkan kecuali pada diri seorang mukmin. Apabila mendapatkan kesenangan, dia bersyukur, maka yang demikian itu merupakan kebaikan baginya. Sebaliknya apabila tertimpa kesusahan, dia pun bersabar, maka yang demikian itu merupakan kebaikan baginya.” (Hadits shohih. Diriwayatkan oleh Muslim, no. 2999 dari Abu Yahya Shuhaib bin Sinan radhiyallahu β€˜anhu).

Sakit juga merupakan tanda cinta Allah kepada kita. Yaitu dengan menghisab kita di dunia. Sehingga akan mengurangi beban hisab kita di akhirat kelak.
β€œApabila Allah menginginkan kebaikan bagi seseorang hamba, maka Allah menyegerakan siksaan baginya di dunia” HR. At-Tirmidziy no.2396 dari Anas bin Malik, lihat Ash-Shahiihah no.1220.

Salah satu dari ujian yg saya alami adalah keguguran (kematian mudigah) dari janin yg ada di rahim, dan harus menjalani operasi kuretase yg notabene bukan operasi besar dan bisa selesai dalam waktu 1 hari.
Tetapi Allah beri ujian pada operasi kuretase pertama dimana alat laminaria yg dipasang selama 12 jam tidak bekerja maksimal dan janin tidak bisa terangkat seluruhnya.
Pada malam itu dan hari ke 2 saya diberi obat peluruh kandungan yg menyebabkan kontraksi dan pelebaran mulut rahim. Akan tetapi sisa janin tidak bisa keluar secara maksimal dan mulut rahim tidak melebar seperti yg diharapkan. Malah muncul reaksi alergi terhadap obat Misoprostol yg diberikan, sampai saya sesak nafas dan muntah2. (bertambah lagi daftar obat yg saya alergi terhadapnya).
Menjelang tengah malam (akan memasuki hari ke 3) saya dipasang alat cocor bebek untuk kemudian dipasangkan laminaria kembali selama 12 jam. Operasi kuretase kedua berjalan lancar setelah shalat jum’at dan Alhamdulillah malam nya diizinkan pulang ke rumah.
Rasa sakit selama 3 hari tsb lumayan luar biasa karena saya alergi berbagai macam obat analgesik (pereda nyeri).
Obat obat analgesik yg tidak bisa saya konsumsi diantaranya Parasetamol, asam mefenamat, antalgin, ibuprofen, ketoprofen dll.
DanDimana obat yg bisa saya konsumsi hanya obat dengan dosis agak tinggi sehingga saya memilih tidak meminumnya dengan alasan untuk kesehatan jangka panjang.
Saya hanya berharap rasa sakit yg saya rasakan jadi penggugur dosa, dan janin yg gugur bisa jadi tabungan bagi saya dan suami di akhirat kelak. Amin.
Sepulang dari rumah sakit saya menemukan hadist yg menggetarkan dan membuat saya langsung menangis haru:
β€œJika sakit seorang hamba hingga tiga hari, maka keluar dari dosa-dosanya sebagaimana keadaannya ketika baru lahir dari kandungan ibunya,”(HR Ath-Thabarani).

Ya Allah.. sakit saya dalam proses ini pas 3 hari.
Teringat potongan ayat Qur’an surat Ar-Rahman:
Fa-biayyi alaa’i Rabbi kuma tukadzdzi ban:
“Maka nikmat Tuhan Mu yg manakah yg kamu dustakan?” 😒
(yg berulang 31 kali, terletak di akhir setiap ayat yang menjelaskan karunia Allah yang diberikan untuk manusia)

β€œsesungguhnya pahala yang besar didapatkan melalui cobaan yang besar pula. Apabila Allah mencintai seseorang, maka Allah akan memberikan cobaan kepadanya, barangsiapa yang ridho (menerimanya) maka Allah akan meridhoinya dan barangsiapa yang murka (menerimanya) maka Allah murka kepadanya.” HR. At-Tirmidzi no. 2396, dihasankan oleh Al-Imam Al-Albani dalam Shahih Sunan At-Tirmidzi.

β€œDan berikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar, (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah mereka mengucapkan β€˜Inna lillaahi wa innaa ilaihi roji’uun’. Mereka itulah yang mendapat keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Tuhan mereka, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk ”. (QS. Al-Baqaroh : 155-157).

“Tidaklah seorang mukmin dan mukminan tertimpa musibah pada dirinya, anaknya dan hartanya sehingga ia berjumpa Allah Ta’ala tidak membawa satu kesalahanpun.” (HR. Al-Tirmidzi. Beliau berkata: hadits hasan shahih)

β€œTidaklah seorang muslim yang tertimpa gangguan berupa penyakit atau semacamnya, kecuali Allah akan menggugurkan bersama dengannya dosa-dosanya, sebagaimana pohon yang menggugurkan dedaunannya.” (HR. Bukhari dan Muslim).

β€œTiada seorang mu’min yang ditimpa oleh lelah atau peΒ­nyakit, atau risau fikiran atau sedih hati, sampaipun jika terkena duri, melainkan semua penderitaan itu akan diΒ­jadikan penebus dosanya oleh Allah” (HR Bukhari-Muslim).

Dalam memaknai rasa syukur & sabar tidak cukup dengan kalimat Alhamdulillah & Inna lillaahi wa inna ilaihi roji’uun. Tetapi harus dijiwai secara penuh, sejalan antara hati dan ucapan. Ikhlas lillahi ta’ala.

Ya Allah sesungguhnya kami hanya berharap & bersandar memohon pertolongan hanya pada Mu. Maka ijabahlah doa kami, ridhoi lah kami, ampuni dosa2 kami dan terimalah amalan2 kami.

Maha besar Allah dengan segala firman-Nya.
Cc: Dimas Pramudita Atika Dyah Perwita Nanik Hidayati Saptana Adetya Niam Syahrul Ganda

4 Maret 2017
01.18 wib
Bogor

Continue Reading

Wiskul @Waraku

Pada tanggal 30 Maret 2014 yang lalu, saya dan my beloved bestfriend merencanakan untuk makan diluar. Ada beberapa tempat yg jadi pilihan saya. Yaitu: Holycow, Nanny’s Pavillon, or makan sushi di Grand Indonesia. Tapi berhubung kami jarang makan masakan Jepang bersama (soalnya doi ga suka sushi), maka kali ini saya minta untuk makan sushiiiiii ^0^/ yeayyy… Dengan syarat disana ada bento or ramen,, so dia bisa makan makanan selain sushi. hahahaha. Dealllll…!!!

Akhirnya kami muter2 Grand Indonesia alias GI. And saya nurut aja dibawa ke Waraku. Kayaknya makanan-nya enak. So, kita pun memilih tempat duduk untuk berdua (karena meja yg berempat masih kotor belum diberesin). Ga masalah juga si secara kita emang cuma bedua. Kasian tar klo ada rombongan 4 orang yg mau makan n harus nunggu “kita”. Kan ga enak juga ditungguin pas lagi makan. Oya, Waraku ini lumayan rame. Kita dateng saat waktunya makan siang, sekitar jam 12.00 atau jam 13.00. Lupa -__- and itu cuma nyisa beberapa bangku aja di dalam dan di luar ruangan.

Pas buka-buka menu nya… hmmmm… lumayan mahal ya sushi2-an nya. Ga tega juga saya sama my beloved bestfriend. So… akhirnya saya pesan Tan-tan Ramen.. Dan Tako sushi (yg isinya cuma 2). Sahabat saya memesan beef ramen kuah soyu. Jadi ramen di Waraku ada 2 ukuran: large and medium. Kita berdua pilih yg large. Harga ramen-nya pun terbilang mahal. Untuk ukuran medium sekitar Rp 65 ribu sd 75 ribu sementara yg large antara Rp 75 ribu sd Rp 90 ribu. Minum-nya sendiri saya pesan Minty Apple (ga inget juga nama lengkap si menu itu apa haha). Saya ga tau apa yg di pesan sahabat saya. Ga inget. Peach tea apa ya..?? Kayaknya ada nama Peach2 nya gitu :p

Akhirnya setelah nunggu beberapa saat datanglah pesanan kami. Saya langsung melahap Tako sushi dengan irisan ginseng dan wasabi. Mmmmm nyuum… enak banget. Tako nya kenyal sekali. Kemudian ramen kita pun datang. Whoaaa… ukuran mangkuknya besaaar bangeetsss. Yaudah langsung aja di santap. Selama menyantap semangkuk ramen itu, saya berpikir “ini kayaknya mangkok nya aja yg gede. Isinya biasa aja. Gimana yg medium ya… ga kenyang kali saya.” Hahaha. Ini apa karna gw nya yg makannya banyak apa emang porsi-nya yg kesedikitan sih?? *think. Kayaknya porsi nya yg kesedikitan. πŸ˜€ :p

Tan-tan ramen yg saya pesan agak spicy. But ga pedes-pedes amat. Biasa aja. hehe. Tapi enak, Sahabat saya juga bilang ramennya lumayan enak. Tapi saya ga ngicip juga sih. Untuk minty apple nya sendiri ada potongan apel hijau kecil di atasnya,, dan ada bola-bola agar agar or jelly gitu di dalamnya. Fresh. Enak. Tapi bagi yg suka manis kayaknya ga akan begitu suka karna ini ga begitu manis dan cenderung plain rasanya.

Saat bill dateng… Tarraaaaaaaaa…. ternyata mehong juga yaaakkk… kita makan berdua itu abisss Rp 300 ribu lebih dikitttt. Emang enak si hehe. Secara kita biasanya makan Yoshinoya, ya gapapa sekali-kali makan beginian. πŸ˜€ nambah-nambah pengalaman wiskul. Hehe.

Saya sertakan foto menu makanan dan minuman yg saya pesan. Ga perlu sama foto modelnya kan..? Ehh. :p

Salam hangat,

Atika Dian P

03 April 2014

15:15 WIB

PicsArt_1396320162264[2]

Continue Reading